Distrik IV di Tanah Jawa

Kekuatan

  • Terbentuknya Resort Persiapan Jawa Barat

  • Terbentuknya tiga parlagutan dalam kategori yang stabil, antara lain: Penjernihan, Depok, Bekasi

  • Adanya potensi partangiangan dari arah Cikarang hingga Karawang

  • Adanya potensi partangiangan dari arah Serang hingga Cilegon

  • Adanya potensi partangiangan sekitar Cileungsi, Cimahi, Malang.

Kelemahan

  • Parlagutan masih perlu berkutat terhadap stabilitas pelayanan dan keuangan pada masa transisi pandemi

  • Parlagutan masih perlu berkutat terhadap stabilitas statistik anggota jemaat setelah pandemi

  • Parlagutan diajak untuk tetap eksis melalui teknologi dalam pelayanan

Peluang

  • Administratif Kota Bekasi mencakup 11 kecamatan, antara lain: Bantar Gebang, Bekasi Barat, Bekasi Selatan, Bekasi Timur, Bekasi Utara, Jatiasih, Jatisampurna, Medan Satria, Mustika Jaya, Pondok Melati, Pondok Gede, Rawa Lumbu.

  • Administratif Kabupaten Bekasi mencakup Muara Gembong, Cabang Bungin, Taruna Jaya, Babelan, Sukawangi, Sukakarya, Pebayuran, Tambelang, Sukatani, Karang Bahagia, Kedung Waringin, Tambun Utara, Cikarang Timur, Cikarang Selatan, Cikarang Pusat, Setu, Serang Baru, Cibarusah, Bojong Mangu.

  • Adanya wacana pemekaran Bogor menjadi Provinsi Bogor Raya yang antara lain mencakup Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Bekasi bahkan kemungkinan besar Kabupaten Bekasi. Pada tanggal 16 November 2019 secara resmi GKPA Cikarang dan Resort Bekasi Raya diresmikan.

Tantangan

  • Pekabaran Injil adalah suatu hal yang tidak bisa didiamkan begitu saja.

  • Ibadah dalam konteks New Normal lebih berpotensi membuat jarak dengan anggota jemaat jika parlagutan tidak adaptif.

  • Keterlambatan antisipasi akan membuat kondisi visi dan misi GKKPA menjadi semakin jauh dengan anggota jemaat dan targetnya.